
Familiar dengan gambar di atas?Citra itu mudah ditemukan di bungkus rokok sebagai peringatan.
Gambar itu terlihat mengerikan dengan lubang menganga yang ada di leher pria dengan kanker.
Tapi tahukah anda siapa pemilik leher sebenarnya?Mungkin orang Indonesia tidak ada yang menyadarinya sebelumnya, tapi gambarnya sepertinya menarik perhatian media asing.Orang yang tertarik adalah media Al Jazeera.
Al Jazeera membuat video tentang kesaksian seorang pria dengan kanker laring yang lehernya sekarang terpampang di pak produk rokok Indonesia.
Pria bernama Edison Siahaan. Edison mengaku sudah merokok sejak berusia 15 tahun.
Dia memiliki kecanduan rokok yang parah. Baginya, tidak ada hari tanpa rokok.Edison bahkan menghabiskan 3 bungkus rokok per hari untuk memuaskan keinginannya untuk merokok. Kebiasaan itu berlangsung selama lima puluh tahun.
Sampai suatu hari, dia akhirnya menyesali semuanya. Kecanduan berat rokok tentu membawa dampak buruk bagi kesehatannya. Dia divonis terkena kanker
tenggorokan.
Anehnya lagi, kanker yang dijalap pria berusia 78 tahun itu sudah sangat parah.
Dokter dipaksa untuk mengambil tindakan. Edison melakukan operasi dengan membuat lubang di tenggorokannya. Beras telah menjadi bubur.
Penyesalan Edison sudah terlambat.
Berbagai efek buruk menyusul setelah dia divonis terkena kanker tenggorokan.Ayah dari 5 anak, serta kakek dari 4 cucu ini sudah tidak bisa lagi berbicara normal.
Tak hanya soal kesehatan, finansialnya juga terganggu. Edison terpaksa kehilangan pekerjaannya karena penyakit yang dideritanya. Tidak hanya itu, bahkan istrinya pun divonis menderita stroke karena alasan yang sama.Sayangnya, tidak ada yang perlu dilakukan Edison kecuali memperjuangkan hidupnya.
Dia sekarang menjadi guru bagi pasien kanker tenggorokan lain agar bisa berbicara normal lagi.Ia juga mengingatkan orang yang masih hobi merokok sama seperti dia dulu.
Pria ini juga mengingatkan kerugian yang akan diderita perokok yang juga kecanduan seperti dirinya.
Perokok didorong untuk berpikir dua kali sebelum merokok karena merokok akan menyebabkan mereka mengalami nasib yang sama seperti Edison.
Merokok juga akan menyebabkan kerugian finansial karena perokok lebih suka menyia-nyiakan uang mereka untuk membeli rokok.
Kemudian, ketika perokok menderita kanker, mereka juga harus mengeluarkan banyak uang untuk biaya operasi.
Inilah video testimoni Edison yang bisa menjadi pelajaran bagi kita:
Gambar itu terlihat mengerikan dengan lubang menganga yang ada di leher pria dengan kanker.
Tapi tahukah anda siapa pemilik leher sebenarnya?Mungkin orang Indonesia tidak ada yang menyadarinya sebelumnya, tapi gambarnya sepertinya menarik perhatian media asing.Orang yang tertarik adalah media Al Jazeera.
Al Jazeera membuat video tentang kesaksian seorang pria dengan kanker laring yang lehernya sekarang terpampang di pak produk rokok Indonesia.
Pria bernama Edison Siahaan. Edison mengaku sudah merokok sejak berusia 15 tahun.
Dia memiliki kecanduan rokok yang parah. Baginya, tidak ada hari tanpa rokok.Edison bahkan menghabiskan 3 bungkus rokok per hari untuk memuaskan keinginannya untuk merokok. Kebiasaan itu berlangsung selama lima puluh tahun.
Sampai suatu hari, dia akhirnya menyesali semuanya. Kecanduan berat rokok tentu membawa dampak buruk bagi kesehatannya. Dia divonis terkena kanker
tenggorokan.
Anehnya lagi, kanker yang dijalap pria berusia 78 tahun itu sudah sangat parah.
Dokter dipaksa untuk mengambil tindakan. Edison melakukan operasi dengan membuat lubang di tenggorokannya. Beras telah menjadi bubur.
Penyesalan Edison sudah terlambat.
Berbagai efek buruk menyusul setelah dia divonis terkena kanker tenggorokan.Ayah dari 5 anak, serta kakek dari 4 cucu ini sudah tidak bisa lagi berbicara normal.
Tak hanya soal kesehatan, finansialnya juga terganggu. Edison terpaksa kehilangan pekerjaannya karena penyakit yang dideritanya. Tidak hanya itu, bahkan istrinya pun divonis menderita stroke karena alasan yang sama.Sayangnya, tidak ada yang perlu dilakukan Edison kecuali memperjuangkan hidupnya.
Dia sekarang menjadi guru bagi pasien kanker tenggorokan lain agar bisa berbicara normal lagi.Ia juga mengingatkan orang yang masih hobi merokok sama seperti dia dulu.
Pria ini juga mengingatkan kerugian yang akan diderita perokok yang juga kecanduan seperti dirinya.
Perokok didorong untuk berpikir dua kali sebelum merokok karena merokok akan menyebabkan mereka mengalami nasib yang sama seperti Edison.
Merokok juga akan menyebabkan kerugian finansial karena perokok lebih suka menyia-nyiakan uang mereka untuk membeli rokok.
Kemudian, ketika perokok menderita kanker, mereka juga harus mengeluarkan banyak uang untuk biaya operasi.
Inilah video testimoni Edison yang bisa menjadi pelajaran bagi kita:


Be the first to reply!
Post a Comment